Tampilkan postingan dengan label TIPS BUNDA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS BUNDA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Juni 08, 2013

Anak-anak Belajar dari Apa yang Mereka Alami dalam Kehidupan Ini




Dorothy Law Nolte adalah seorang doktor, pendidik dan penceramah mengenai pendidikan kehidupan berkeluarga.

Dia menuliskan dalam bukunya bahwa segala sesuatu yang diajarkan baik dan positif kepada anak anda maka akan menghasilkan pikiran dan tindakan baik dan positif oleh anak anda.

Berikut adalah kata-katanya untuk kita sebagai orang tua:

Kalau anak-anak banyak di kritik dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengutuk
Kalau anak-anak banyak mengalami permusuhan dalam kehidupannya, mereka akan belajar berseteru
Kalau anak-anak banyak mengalami ketakutan dalam kehidupannya, mereka akan belajar prihatin
Kalau anak-anak banyak dicemooh dalam kehidupannya, mereka akan belajar menjadi pemalu
Kalau anak-anak banyak mengalami kecemburuan dalam kehidupannya, mereka akan belajari iri hati
Kalau anak-anak banyak mengalami hal yang memalukan dalam kehidupannya, mereka akan belajar merasa bersalah
Kalau anak-anak banyak diberikan dorongan dalam kehidupannya, mereka akan belajar percaya diri
Kalau anak-anak merasakan toleransi dalam kehidupannya, mereka akan belajar sabar
Kalau anak-anak banyak dipuji dalam kehidupannya, mereka akan belajar menghargai
Kalau anak-anak merasa diterima dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengasihi
Kalau anak-anak merasa didukung dalam kehidupannya, mereka akan belajar menyukai diri sendiri
Kalau anak-anak merasa diakui dalam kehidupannya, mereka akan belajar bahwa mempunyai sasaran itu baik
kalau anak-anak dibiasakan berbagi dalam kehidupannya, mereka akan belajar bermurah hati
Kalau anak-anak dibiasakan jujur dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengatakan yang sebenarnya
Kalau anak-anak merasakan keadilan dalam kehidupannya, mereka akan belajar bersikap adil
Kalau anak-anak banyak diberikan kemurahan dan pertimbangan dalam kehidupannya, mereka akan belajar menghormati
kalau anak-anak merasa tentram dalam kehidupannya, mereka akan belajar percaya kepada diri sendiri maupun orang-orang disekeliling mereka
Kalau anak-anak merasakan persahabatan dalam kehidupannya, mereka akan belajar bahwa dunia ini tempat tinggal yang menyenangkan

Anak-anak bagaikan kertas putih, yang pada perjalannya hidupnya akan menggoreskan tinta kehidupannya masing-masing. Kita sebagai orang tua wajib menjaganya agar nilai-nilai baik dan luhur tetap ada dan terjaga. (B)

Ajak Si Kecil Tidur Siang
Moms, tidur merupakan hal yang penting bagi setiap manusia.

Balita membutuhkan waktu tidur lebih lama dari orang dewasa untuk pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan. Oleh karena itu, pastikan si kecil cukup tidur baik malam hari maupun siang hari.

Tidur siang kadang menjadi hal yang sulit bagi si kecil yang sudah berusia dua tahun. Walaupun sudah lelah, mereka tetap ingin terus bermain.

Moms dapat membantu si kecil untuk melaksanakan rutinitas tidur siang dengan cara :
1. Mengajak anak untuk beristirahat, misalnya dengan berbaring sambil mendengarkan musik. Moms dapat menggunakan waktu ini untuk beristirahat juga. Biasanya anak akan ikut tertidur saat moms juga tertidur
2. Membiarkan dia bermain dengan tenang di ranjangnya apabila itu yang diinginkannya dan berikan beberapa mainannya
3. Membacakan cerita pada si kecil dengan suara pelan sambil beristirahat
4. Membiarkan anak beraktivitas aktif sebelum tidur siangnya
5. Melakukan rutinitas tidur siang 1-2 jam setelah acara makan siang dan jangan terlalu sore. Waktu tidur siang yang terlalu dekat dengan waktu tidur malam akan membuat anak tidak siap untuk tidur kembali. Usahakan agar anak sudah terbangun dari tidur siangnya paling sedikit 3-4 jam sebelum waktu tidur malam

Tidur di siang hari penting bagi si kecil, namun terlalu banyak tidur siang juga membuat anak sulit untuk tidur malam. Idealnya waktu tidur siang adalah kurang lebih dua jam. Kebutuhan setiap anak berbeda, moms sendirilah yang mengetahui kbutuhan buah hati moms. (K)

Sumber : Buku Pintar Mengasuh Batita


 Terlalu Lama Menangis, Otak Si Kecil Bisa Rusak

Saat si kecil mulai menangis, apakah moms langsung menolongnya atau membiarkannya dulu?


 Hati-hati loh moms, bayi yang sering dibiarkan menangis terlalu lama bisa memiliki masalah dalam pengembangan otaknya.

Sebuah studi membuktikan bahwa otak bayi yang dibiarkan menangis dalam jangka waktu lama, berisiko mengalami kerusakan dalam perkembangan yang dapat mengurangi kapasitasnya untuk belajar.

Penelope Leach, seorang pakar kesehatan anak, mengatakan bahwa menangis itu adalah satu-satunya cara bayi untuk memberikan sinyal ketika ia merasa tidak nyaman atau tertekan. Semakin keras bayi menangis menunjukkan ia sedang stres. Stres yang akut bisa menyebabkan reaksi hormonal berantai yang pada akhirnya dapat merangsang kelenjar adrenalin untuk melepaskan hormon stres.

Jika hal ini berlangsung terus menerus bisa menghasilkan banyak hormon stres yang dapat merusak otak bayi. Bukan berarti bayi tidak boleh menangis atau orangtua menjadi khawatir jika semua bayinya menangis. Menangis tidak buruk untuk bayi, tapi menangis yang tidak mendapatkan responslah yang bisa berakibat buruk.

Jadi, jika moms mendengar si kecil mulai menangis, jangan membiarkannya terlalu lama. Segeralah menolongnya. (K)

Sumber : www.mychildhealth.net


Waktu Cepat Berlalu
Anda mungkin kagum atas apa yang anda tidak perkirakan sebelumnya, ketika si buah hati sudah memasuki usia yang sudah bukan bayi lagi.
Persiapkanlah, hal itu merupakan tantangan, hadiah yang tak ternilai dan waktu yang tak bisa terlupakan atau diulang.

Banyak variasi perilaku yang terjadi dalam beberapa tahun ketika sang buah hati memasuki dunia ini, dan seberapa banyak pengawasan yang terjadi. Buah hati anda akan mencoba menunjukan apa saja yang dia dapat kerjakan secara konsisten dan dia akan menciptakan kegiatan yang rutin dalam hari-harinya, tentu kondisi yang terprediksi dan aman bagi anda.

Cerita-cerita yang menakutkan seringkali muncul menjadi kenyataan ketika suasana hati buah hati anda berubah, keinginan yang kuat dan segera harus terpenuhi dapat membuatnya tantrum, khususnya ketika berada dalam toko swalayan atau di tempat umum. Beberapa orang tua menemukan fase seperti ini sebenarnya mulai pada saat usia tiga tahun ketimbang dua tahun.

“nggak” mungkin menjadi kata-kata favorit dia baik diucapkan secara jelas maupun tidak. Dia akan terus menggunakannya dan menjadikan kebiasaan. Dia akan menolak secara kuat segala sesuatu yang dia tidak sukai dengan memakai kata tersebut.

Tantangan perilaku seperti ini akan dengan mudah hilang ketika dia mulai menginjak usia empat tahun, dan anda akan menemukan dengan cepat perubahan dimana buah hati anda akan lebih banyak bertanya apa dan mengapa.

Selama tahun-tahun batita dan pra sekolah anda akan mencatat sebuah perubahan pada reaksi buah hati anda ketika anda meninggalkan dia. Tahun pertama pada usia batita, dia selalu menginginkan anda dekat dengannya setiap saat, pada saat usia menjelang tiga tahun dia akan merasa bahagia bermain dalam pengawasan anda setiap saat, dan pada usia empat tahun dia hanya akan mencari tahu keberadaan anda setiap saat dengan memanggil dan mencari
keberadaananda.
Ketika anda mulai persiapan untuk pra sekolah, anda akan terasa seperti tahun-tahun pertama lewat begitu saja. Karena itu saran kami, luangkan waktu untuk selalu mengabadikan momen-momen anda bersama dengan dia ketika mulai memasuki usia empat tahun, buatlah dokumentasi baik berupa foto maupun rekaman film, hal ini sebagai bahan untuk mengingat kembali banyak hal yang telah dipelajari dan dilakukan bersama. Kegiatan membuka album foto ataupun memutar film ini akan menjadikan kegembiraan bersama.

Tulisan ini sebaiknya hanya digunakan sebagai petunjuk saja. Anak-anak terbangun dengan tahapan yang berbeda-beda karena faktor lingkungan, tetapi jika anda menginginkan informasi yang lebih dalam sebaiknya kunjungi dokter anda atau tanyakan kepada ahlinya. (B)

Film Kartun? Belum tentu untuk Anak anak loh…

Kadang sebagai orang tua kita lupa dan berpikir tayangan tayangan kartun yang tampak lucu-lucu di tivi adalah dibuat dan cocok disajikan untuk anak-anak. Siapa bilang? Banyak film-film animasi yang tidak layak ditonton karena tidak bermanfaat untuk anak-anak kita.

Hindari tontonan kartun yang mengandung unsur-unsur :
Mempertontonkan kekerasan, meski dalam bentuk kartun sekalipun. Karena anak kita harus diajarkan untuk menyelesaikan masalah dengan tidak melakukan kekerasan.
Menayangkan kalimat-kalimat yang kasar dan perilaku yang buruk.
Mempertontonkan adegan ‘dewasa’ meskipun dalam kemasan anak-anak..
Memang banyak sekali film kartun yang mengandung unsur edukatif, tapi sebagai orang tua kita tetap harus mengawasi secara ketat film pilihan anak.

Suplemen vitamin untuk anak, perlu ngga sih?

Kalau ada anak balita yang cenderung langsing, pasti deh sang ibu pernah diberondong pertanyaan-pertanyaan – yang sekali dua kali masih bisa diacuhkan, tapi lama-lama bisa bikin gusar juga – entah dari orangtua, mertua, saudara, atau teman. Seperti, "Susah ya maemnya", "Minum susunya banyak gak?", "Vitaminnya apa?....lho kok gak dikasih vitamin? Kasih dong, biar doyan makan dan minum susu.......". Kok, seperti ada aturan tak tertulis bahwa anak-anak seyogyanya mengkonsumsi vitamin tambaha, ya?! Tambahan lagi, sekarang ini orangtua ’dibombardir’ oleh berbagai iklan suplemen yang masing-masing mengklaim paling tokcer meningkatkan nafsu makan, daya tahan tubuh anak, dll.


What’s the fuss about vitamin? Apa sih fungsi sebenarnya dalam tubuh manusia? Lalu, apakah bayi dan anak-anak ’wajib’ mengkonsumsi suplemen vitamin?

Apa sih fungsi sebenarnya dalam tubuh manusia? Lalu, apakah bayi dan anak-anak ’wajib’ mengkonsumsi suplemen vitamin?

Fungsi suplemen – baik vitamin maupun mineral – sejatinya hanya lah untuk melengkapi (kalau ada) kekurangan vitamin dan mineral dalam tubuh. Jadi suplemen vitamin sama sekali tidak dapat digunakan untuk menggantikan vitamin alami (yang diperoleh dari makanan). Satu jenis makanan memiliki kombinasi berbagai jenis vitamin dan zat-zat lain (seperti nutrisi utama, mineral, sampai antioksidan) yang diperlukan oleh tubuh. Misalnya, jeruk tidak hanya kaya akan vitamin C, tapi juga ada asam folat, kalsium, dan serat; lalu telur selain tinggi protein juga mengandung vitamin D, E, bahkan A dan B.

Fungsi Vitamin Bagi Tubuh Sebelum berpolemik tentang perlu tidaknya suplemen bagi anak, sebaiknya orangtua tahu lebih dulu apa sebenarnya fungsi vitamin bagi tubuh. Vitamin, bersama-sama dengan mineral, merupakan zat-zat yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah kecil tetapi asupannya harus teratur dan dalam jumlah yang pas, agar tubuh dapat tumbuh dan berfungsi secara normal. Berbagai proses biologis tubuh memerlukan vitamin agar dapat bekerja dengan baik, seperti pertumbuhan, proses pencernaan, kesigapan mental dan ketahanan tubuh terhadap infeksi. Dalam proses-proses tersebut vitamin berfungsi sebagai katalis untuk metabolisme karbohidrat, lemak dan protein.

Sebagian besar jenis vitamin memang tidak diproduksi sendiri oleh tubuh, kecuali vitamin K yang dibuat oleh bakteri ’baik’ yang ada dalam usus. Jadi, memang harus ’diambil’ dari luar. Sumber terbaik untuk vitamin (dan mineral) adalah makanan. Itulah mengapa pola makan manusia, baik anak-anak maupun dewasa, harus beragam dan seimbang - sesuai dengan piramida makanan. Tak lain, agar tubuh memperoleh asupan vitamin secara lengkap.

Kekurangan vitamin membuat tubuh tidak dapat ’bekerja’ sebagaimana mestinya. Terutama bagi anak-anak, kekurangan vitamin menyebabkan pertumbuhan mereka terganggu. Tetapi, kelebihan asupan vitamin pun bukannya tak beresiko bagi kesehatan. Kelebihan vitamin yang larut air, seperti vitamin C, biotin, thiamin (B1), riboflavin (B2), niacin (B3), asam pantotenat (B5), pyridoxine (B6), asam folat (B9) dan cobalamin (B12) , memang akan dibuang melalui urin. Tetapi ini juga berarti membuat ginjal bekerja lebih keras. Sementara kelebihan vitamin yang larut lemak (vitamin A, D, E, K) akan disimpan dalam jaringan lemak tubuh dan hati. Akumulasi lebihan vitamin ini dapat menjadi racun bagi tubuh.

Lalu, kapan saat yang tepat untuk memberikan suplemen vitamin?
Ketika anak memang membutuhkannya. Bila selera makan anak cukup luas dan menu hariannya lengkap, pemberian suplemen vitamin sebenarnya tak perlu. Anak baru dikatakan memerlukan suplemen vitamin bila; Anak tidak memperoleh asupan vitamin yang cukup. Misalnya, anak mengalami gangguan penyerapan zat gizi atau anak picky eater (sempit selera makannya).
Anak sedang sakit. Ketika anak sakit, tubuhnya memerlukan lebih banyak zat gizi dari biasanya. Padahal anak yang sakit cenderung kurang suka makan, akibatnya asupan gizinya (termasuk vitamin) berkurang. Pada kondisi seperti itu, tubuh anak perlu ’dibantu’ dengan memberikan suplemen vitamin. Anak yang sedang dalam pengobatan TBC misalnya, perlu diberi suplemen vitamin untuk membantu proses penyembuhan.
Anak yang baru sembuh dari sakit, dapat diberi suplemen. Namun bila kondisi kesehatan anak makin membaik, pemberian suplemen sebaiknya dikurangi dan dihentikan ketika anak sudah benar-benar sehat dan selera makannya kembali normal.
Anak picky eater, susah/tidak mau makan, kurus atau berat badan sulit naiknya, sebenarnya juga tak bisa dijadikan ’pembenaran’ untuk memberikan suplemen vitamin secara rutin. Karena suplemen bukan the real solution bagi masalah-masalah tersebut. Langkah utama yang harus ditempuh orangtua adalah berupaya agar selera makan anak menjadi luas, mencari penyebab anak menjadi susah/tidak mau makan, atau mencari tahu mengapa berat badan anak sulit naik. Untuk sementara, kekurangan vitamin dalam tubuh anak memang dapat dipenuhi melalui suplemen, sambil orangtua berupaya menyelesaikan masalah sebenarnya.

Sama seperti orang dewasa, bayi dan anak-anak juga punya preferensi terhadap jenis-jenis makanan. Kalau anak hanya sesekali menjadi picky (siapa tahu dia sedang ingin makanan yang menyegarkan, misalnya...?), sedangkan secara umum selera dan pola makannya baik, rasanya terlalu berlebihan jika orangtua khawatir anaknya akan kekurangan vitamin. Menganggap suplemen dapat meningkatkan nafsu makan anak juga tidak rasional.

Suplemen vitamin bukan untuk meningkatkan nafsu makan anak, karena memang tidak ada vitamin yang membuat anak jadi doyan makan. Banyak faktor yang menyebabkan anak menjadi susah/tidak mau makan. Mungkin anak bosan dengan menu hariannya, mau tumbuh gigi, sedang ada masalah psikologis, atau sedang sakit. Anak yang mengalami gangguan jantung atau terkena silent ISK (infeksi saluran kemih), juga dapat mengalami gangguan selera makan atau sulit naik berat badan. Bila kondisi kesehatan anak baik, otomatis selera makannya pun akan baik.

Pertumbuhan anak, umumnya dilihat dari penambahan berat dan tinggi badan anak. Maka tak heran, kalau orangtua jadi khawatir bila berat badan anaknya tidak/sulit naik. Tapi, anak langsing pun belum tentu mengalami kurang gizi, lho. Selain melihat grafik pertumbuhannya, orangtua juga harus melihat perkembangan anak. Walaupun kenaikan berat badan anak tidak signifikan (atau malah tetap), tetapi tinggi badannya naik dengan signifikan, kemampuan motorik kasar dan halusnya baik, juga perkembangan otaknya meningkat pesat, maka sesungguhnya orangtua belum perlu untuk khawatir. Bisa jadi anak cenderung langsing dan tinggi karena faktor keturunan. Selain itu, orangtua juga perlu memperhatikan gerak tubuh anak sehari-hari. Anak yang sangat aktif, tentu saja menghabiskan lebih banyak energi. Wajar lah kalau berat badannya jadi sulit naik, atau kalaupun naik sedikit sekali.
Bila Anak Memerlukan Suplemen, Jenis Apa Yang Aman?

Yang paling baik tentu memberikan suplemen vitamin sesuai dengan kebutuhan anak, maksudnya bila anak kekurangan vitamin D, berikan lah vitamin D. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan lebih dulu dengan dokter. Terutama bagi bayi, apalagi yang masih ASI eksklusif, orangtua jangan sembarangan memberikan suplemen vitamin tanpa rekomendasi dokter. Akan jauh lebih baik bila ibu menerapkan pola makan sehat dengan gizi seimbang, agar kualitas ASI yang diproduksinya menjadi lebih baik, daripada mengambil jalan pintas dengan memberikan suplemen vitamin. Sesungguhnya, ASI sudah mengandung vitamin dan mineral dalam komposisi yang lengkap. Jadi, ibu-ibu yang masih menyusui –terlebih yang masih memberikan ASI eksklusif- tak perlu khawatir si kecil kekurangan vitamin dan mineral.

Kalaupun orangtua ingin memberikan suplemen vitamin kepada anaknya, menurut AAP (American Academy of Pediatrics) 1 dosis suplemen multivitamin per hari tidak membahayakan. Dengan catatan, tiap dosis suplemen tersebut tidak melebihi angka kecukupan gizi (RDA/Recommended Daily Allowance), meskipun kelebihan itu hanya untuk satu jenis vitamin atau mineral. Dan jangan pilih suplemen yang memiliki kandungan megadosis (dosis besar). Bahkan idealnya, suplemen multivitamin itu (seharusnya) kandungannya lebih rendah dari AKG (angka kecukupan gizi). 

Bagi anak batita, lebih aman suplemen multivitamin yang berbentuk cair karena tablet kunyah berpotensi membuat anak tersedak. Jangan sekali-kali berbohong kepada anak dengan mengatakan suplemen vitamin sebagai permen, karena ini akan mendorong anak ingin mengkonsumsi semaunya. Dan, simpan suplemen di tempat yang tidak dapat dijangkau anak. Perlakukan suplemen vitamin layaknya obat.
Satu hal yang harus orangtua ingat, vitamin bukan satu-satunya yang diperlukan oleh tubuh. Sungguh ironis bila orangtua begitu getol memberi anaknya suplemen, dengan alasan agar kebutuhan vitamin dan mineralnya terpenuhi, tetapi tidak berupaya untuk memperbaiki pola makan anak. Karena vitamin dan mineral akan mubazir tanpa adanya kecukupan zat gizi utama seperti karbohidrat, protein (hewani dan nabati), maupun lemak. (EG)

Daftar kepustakaan :Vitamin and Minerals: Use with Care dalam www.mayoclinic.com
http://www.babycenter.com/refcap/toddler/toddlerfeeding
Vitamin dalam http://www.kidshealth.com/
Perlukah Suplemen untuk Balita? dalam www.sahabatnestle.co.id
Pujiarto, Purnamawati S.  2005.  Bayiku Anakku: Panduan Praktis Kesehatan Anak.  PT.Gramedia, Jakarta.

image: en.epochtimes.com

Kamis, Juni 06, 2013

Penyebab Kulit Bayi Mengelupas


Bila kita membelai kulit bayi, pasti kita akan merasa kulit bayi begitu halus dan lembut. Begitu licin dan seperti tak berpori karena lembutnya. Sebagaimana kita ketahui bahwa kulit bayi 3 kali lebih tipis dari kulit orang dewasa dan tentu saja lebih sensitif. Sehingga tidak jarang kita melihat kulit bayi kering atau kulit bayi mengelupas.
Dan ini tidak hanya sekali terjadi, tetapi berkali-kali. Banyak ibu yang bingung apa penyebab kulit bayi mengelupas dan kering. Tentu saja kita tidak tega dan sedih jika melihat bayi kita menderita karena kulitnya kering dan mengelupas. Oleh karena itu kita harus tahu apa saja penyebab kulit bayi mengelupas dan bagaimana pencegahannya serta solusinya.
Ada beberapa hal yang menyebabkan kulit bayi kering dan mengelupas, dan kebanyakan karena faktor dari luar. Beberapa di antaranya adalah:
  1. Suhu udara yang terlalu panas atau terlalu dingin. Bila suhu udara terlalu panas, maka banyak keringat yang keluar sehingga seringkali kulit menjadi gatal dan kering. Demikian pula jika udara sangat dingin, maka kelenjar minyak akan sangat sedikit mengeluarkan minyak demikian pula dengan kelenjar keringat bahkan tidak keluar sama sekali. Sehingga kulit bayi tidak terlumasi dengan baik, akibatnya kulit menjadi kering dan akhirnya kulit bayi mengelupas. Sebagai solusinya, oleskan pada kulit bayi minyak zaitun atau krim khusus bayi. Selain itu jika suhu udara panas dan bayi banyak berkeringat hendaknya sering-sering diseka, mengganti bajunya, atau bahkan mandi. Ada juga cara tradisional yang cukup aman dilakukan yaitu menaburkan tepung tapioka/kanji pada kulit yang mengalami biang keringat.
  2. Penggunaan diapers yang terlalu sering dan lama. Bayi yang sering dipakaikan diapers biasanya akan mengalami iritasi kulit bayi, apalagi bayi yang gendut. Gejalanya adalah kemerah-merahan dengan rasa gatal dan perih pada kulit sekitar selakangan, perut bagian bawah, dan pantat bayi. Setelah itu lama-kelamaan kulit bayi mengelupas dan lecet. Penggunaan diapers dalam waktu yang lama tidak baik bagi bayi. Hal ini disebabkan karena sirkulasi udara tidak lancar sehingga keadaan di dalamnya lembab oleh keringat. Ditambah lagi jika tercampur dengan urin dan feces bayi, tentu saja menjadi tempat yang baik untuk berkembangnya bakteri dan jamur. Solusinya adalah minimalkan penggunaan diapers, pilihlah popok kain biasa saat siang hari. Jika terpaksa harus menggunakan diapers, sering-seringlah menggantinya dengan yang baru supaya bayi terasa nyaman.
  3. Iritasi dan alergi terhadap sabun atau produk kosmetik lainnya. Jika kita melihat kulit bayi kering sampai mengelupas, cobalah mengganti sabunnya. Pilih sabun bayi cair yang lembut karena bisa jadi bayi mengalami iritasi kulit karena Ph sabunnya tidak sesuai dengan bayi.
Itulah beberapa penyebab kulit bayi mengelupas dan kering. Dengan menghindari penyebab-penyebab tersebut, kita harapkan kulit bayi kita tetap sehat dan lembut.

Melatih Bayi Belajar Berjalan


Orangtua perlu berperan secara aktif dalam melatih bayi berjalan. Pada usia sekitar 9 bulan, bayi harus mulai belajar untuk berdiri dan berjalan. Jangan terlalu sering membiarkannya dalam gendongan bayi entah digendong dengan tangan atau berbagai macam bentuk gendongan bayi yang lain. Membiarkan bayi untuk bergerak tanpa selalu digendong adalah langkah pertama melatihnya berjalan.
Perlu diketahui bahwa fase merangkak merupakan fase awal bayi belajar berjalan. Merangkak dapat memperkuat otot paha yang bisa mendukung kaki bayi untuk berjalan. Merangkak juga harus dilakukan dengan benar yakni menggerakkan kaki dan tangan secara bergantian dan berlawanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi yang lebih lama fase merangkaknya lebih mudah dalam belajar berjalan.
Melatih bayi berjalan memang bisa dimulai sejak usianya 9 bulan. Pada awalnya, bayi dilatih berdiri terlebih dahulu dengan memegang kedua tangannya. Pada saat ini, bayi dilatih untuk berdiri tegak dan menahan beban tubuh pada kedua kakinya. Bayi bisa mulai beradaptasi untuk belajar keseimbangan tubuh. Setelahnya bayi diajak untuk berusaha memegang tiang atau benda lainnya dan kemudian belajar berdiri sendiri.
Biasanya mulai bulan ke 11, bayi bisa berjalan merambat sambil berpegang pada perabot di dalam rumah. Orangtua harus terus mengawasi sang bayi agar tidak jatuh. Bayi sudah mulai bisa melangkahkan kaki kiri dan kanan secara bergantian walaupun masih sambil berpegangan. Orangtua bisa sering memegang tangannya dan bayi akan mencoba berjalan lagi. Setelah 1 tahun, bayi biasanya secara mengejutkan bisa berdiri dan kemudian berjalan.
Ketika bayi sudah bisa berdiri, orangtua bisa memberikan latihan untuk memperlancar jalan sang bayi. Anak perlu dipegang tubuh bagian belakangnya ketika berupaya untuk berdiri. Untuk menyemangati anak, orangtua bisa sambil memegang mainan kesukaannya. Anak akan berjalan sambil merambat untuk bisa mencapai mainan bayi itu. Hal ini membantu untuk merangsang bayi agar bisa berjalan.
Melatih anak berjalan bisa juga dengan memberikan kursi berukuran kecil yang tingginya sejajar dengan pinggang anak. Sementara orangtua berada di depan anak. Anak akan berpegangan pada kursi dan mendorong kursi tersebut ke depan sambil dia belajar berjalan.
Sambil melatih bayi berjalan, orangtua bisa melakukan pijat bayi. Bayi ditelentangkan kemudian telapak kakinya didorong-dorong. Hal ini akan membuat bayi melakukan gerakan menendang yang bisa semakin menguatkan otot kakinya sehingga bayi bisa lebih cepat berjalan.
Melatih bayi berjalan memang bertahap dan membutuhkan kesabaran dari orangtua. Proses latihan tersebut bisa berlangsung berbulan-bulan. Untuk mendukungnya, orangtua harus menciptakan lingkungan yang aman dimana bayi bebas berjalan. Jauhkan perabotan yang memungkinkan jatuh mengenai bayi. Selain itu, persiapkan sepatu bayi yang nyaman untuk membantunya berlatih berjalan.
Latihan berjalan untuk bayi bisa dilakukan selama 30 menit sehari. Lakukan secara rutin maka lama kelamaan bayi akan bisa berjalan. Orangtua tidak boleh memaksa terlalu keras jika anak sulit berjalan. Seiring dengan waktu dan proses, anak pasti bisa berjalan sendiri. Tidak perlu khawatir jika anak jatuh dan bangun, hal ini adalah bagian dari proses belajar berjalan. Untuk keamanan, orangtua bisa memberikan landasan lantai yang empuk seperti karpet supaya bayi tidak sakit tatkala jatuh.

Tips Agar Leher Bayi Kuat


Perkembangan setiap bayi memang berbeda-beda, namun secara umum memiliki fase tumbuh kembang yang sama. Fase penting yang akan dilalui buah hati salah satunya adalah mengangkat kepala. Di usia 3 bulan, biasanya bayi sudah mampu mengangkat kepalanya sendiri saat pada posisi tengkurap. Agar bayi dapat melalui fase ini dengan sempurna, berikut ini beberapa tips yang dapat digunakan agar leher bayi kuat.
  • Nutrisi. Leher bayi kuat ditunjang dengan asupan nutrisi. Untuk menunjang perkembangan tulang bayi termasuk leher agar berkembang sempurna, nutrisi harus diberikan sejak bayi masih dalam rahim. Kalsium merupakan salah satu zat penting yang diperlukan oleh bayi dalam rahim, karena diperlukan sebagai fondasi pembentukan tulangnya kelak. Setelah bayi lahir, ASI merupakan nutrisi terbaik bagi bayi. Selain itu, ibu hamil dan menyususi juga sebaiknya mengindari mengkonsumsi makanan atau minuman yang dapat menyebabkan lambatnya pertumbuhan tulang bayi, kafein misalnya. Kafein yang dikonsumsi akan mengikat kalsium dari dalam tubuh untuk kemudian dibawa keluar bersama urin dan feses. Sehingga kafein dalam jumlah berlebihan dapat membuat janin atau air susu ibu menyusui kekurangan kalsium.
  • Stimulasi. Stimulasi atau rangsangan dapat dilakukan pada bayi dengan cara melatih bayi tengkurap. Melatih bayi tengkurap sebaiknya dilakukan saat bayi berusia 3 bulan. Setelah bayi tengkurap berikan mainan yang menarik perhatiannya, misalnya mainan yang bersuara. Letakkan mainan tepat di depan kepala bayi. Hal ini akan merangsang bayi mengangkat kepalanya untuk mencari sumber suara tadi.
  • Senam bayi. Ada beberapa gerakan senam bayi untuk membuat leher bayi kuat. Berikut ini contoh gerakan senam bayi tersebut. Gendong bayi di bahu Anda, pada umumnya di posisi ini bayi cenderung memalingkan wajahnya ke salah satu arah saja, misal kanan atau kiri saja. Maka latihlah leher bayi dengan mengubah posisi kepala bayi, yang tadinya ke kanan diubah sehingga menghadap ke kiri hingga dagu bayi menempel di bahu kirinya. Gerakan senam bayi ini merupakan gerakan peregangan otot leher bayi. Senam bayi juga dapat dilakukan saat bayi menyusu pada ibu. Biasakan menyususi bayi dengan posisi yang bervariasi, lakukan juga secara bergantian antara payudara kanan dan kiri. Hal ini akan melatih bayi menggerakkan kepalanya sehinga membuat leher bayi kuat. Aktifitas senam bayi lainnya adalah dengan meletakkan bayi terlentang, kemudian letakkan mainan berbunyi di sekelilingnya secara bergantian, kanan, kiri, atas dan bawah. Hal ini akan membuat bayi mengubah posisi kepalanya untuk mencarai sumber suara dari mainan tersebut.

Sabtu, April 27, 2013

Nama Bayi Laki-Laki ISLAMI



ALIF  ( أ )

1. Aban  : نﺎـَـﺑَأ : perbuatan yang sangat jelas, nama putra khalifah ‘Utsman bin ‘Affan
2. Abiy  : ّﻲ ِﺑ َأ  : yang memiliki kepribadian yang kuat yang pantang tunduk terhadap tekanan
3. Abyan : ﻦَﻴْﺑَأ : yang lebih jelas
4. Adib : ﺐْﻳِدَأ  : sastrawan
5. Ahmad : ﺪَﻤْﺣَأ : yang banyak dipuji-puji, nama yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Muhammad dalam al-Qur’an
6. Arib : ﺐْﻳِرَأ : yang cerdik dan berakal
7. Arhab : ﺐَﺣْرَأ : yang lapang dada
8. Asad : ﺪَﺳَأ : singa (lambang keperkasaan)
9. Asmar : ﺮَﻤْﺳَأ : yang berkulilt coklat, abu-abu
10. As’ad : ﺪَﻌْﺳَأ : yang lebih bahagia
11. Asyqar : ﺮَﻘْﺷَأ : yang berambut pirang
12. Asyhab : ﺐَﻬْﺷَأ : warna putih yang bercampur hitam, sebutan lain bagi singa.
13. Ashil : ﻞْﻴِﺻَأ : yang asli
14. Anis : ﺲْﻴِﻧَأ : yang dapat menenangkan hati dari
kerisauan/keterasingan
15. Akram : مَﺮْآَأ :  yang lebih mulia
16. Aman : نﺎــَﻣَأ : rasa aman
17. Amin : ﻦــْﻴِﻣَأ : yang dapat dipercaya
18. Amir : ﺮْﻴِﻣَأ : Emir, pemimpin, yang memerintahkan
19. Anwar : َﻮ ْ ﻧ َأر  : yang lebih bercahaya
20. Arkan : ن ﺎ َآ ْ ر َأ  : pondasi, pokok
21. Awwab : باﱠوَأ : yang amat taat kepada Tuhan, julukan bagi nabi Daud 'alaihissalam
22. Ayib : ﺐِﻳﺁ : yang kembali
23. Ayyub : بْﻮﱡﻳَأ : yang banyak kembali, nama nabi
24. Islam : َﻠ ْ ﺳ ِإمﺎ  : keislaman
25. I’tisham : م ﺎ َﺼ ِﺘ ْ ﻋ ِا  : berpegang teguh
26. Iklil : ﻞْﻴِﻠْآِإ  : mahkota
27. Imam : مﺎـَﻣِإ : pemimpin
28. Iyhab : ب ﺎ ـ َﻬ ْ ﻳ ِإ  : pemberian
29. Usamah :ﺔَﻣﺎَﺳُأ   : singa, nama seorang shahabat yang amat dicintai oleh Rasulullah.

BA’  ( ﺒﻟاءﺎ )

1. Bady : يِدﺎَﺑ : yang terlihat secara jelas
2. Badzil : لِذﺎَﺑ : yang berusaha dengan sekuat tenaga
3. Bahi : ﻲِهﺎَﺑ : yang cerdik dan baik, yang berbangga
4. Bari’ : عِرﺎَﺑ : yang menonjol dalam setiap pekerjaan
5. Basim : ﻢِﺳﺎَﺑ : yang tersenyum
6. Basil : ﻞِﺳﺎَﺑ : yang sangat berani
7. Baqir : ﺮِﻗﺎَﺑ : yang memiliki kedalaman ilmu
8. Badr : رْﺪَﺑ : bulan purnama
9. Badri :يِرْﺪَﺑ    : julukan bagi shahabat yang mengikuti perang badar, dinisbatkan kepada bulan purnama
10. Barraq : قاﱠﺮَﺑ : yang berkilauan, cemerlang
11. Barakat : ت ﺎ َآ َﺮ َﺑ  : keberkahan yang banyak
12. Basyir : ﺮْﻴِﺸَﺑ : yang memberikan kabar gembira
13. Basysyar : رﺎﱠﺸَﺑ : yang banyak memberikan kabar gembira
14. Bahri : يِﺮْﺤَﺑ : yang dinisbatkan kepada laut
15. Bahij :ﺞْﻴﻬِﺑَ  : yang ceria, elok
16. Bashri :  يِﺮْﺼَﺑ : yang dinisbatkan kepada kota Bashrah
17. Bilal : ل ﺎ َﻠ ِﺑ  : air atau susu yang dapat membasahi tenggorokan, nama muazzin Rasulullah
18.  Burhan : نﺎـَهْﺮُﺑ : bukti, argumentasi  

TA’ (ءﺎﺘﻟا)

1. Taib : ﺐِﺋﺎَﺗ : yang bertaubat
2. Taiq : ﻖِﺋﺎَﺗ : yang merindu
3. Tajir : ﺮِﺟﺎَﺗ : saudagar, pedagang
4. Tamimi :ﻲِﻤْﻴﻤِﺗَ  : dinisbatkan kepada Tamim, nama sebuah kabilah Yaman
5. Taqy : ﻲِﻘَﺗ : Ahli taqwa
6. Taufiq : ﻖْﻴِﻓْﻮَﺗ : taufiq, petunjuk, kesesuaian
7. Tahsin : ﻦْﻴِﺴْﺤَﺗ : perbaikan, memperindah
8. Tibyan : نﺎَـﻴْﺒِﺗ : penjelasan, keterangan

TSA’ (ءﺎﺜﻟا)

1. Tsabit : ﺖِﺑﺎَﺛ : yang kokoh, tegar, kuat
2. Tsamin :ﻦـْﻴﻤِﺛَ  : yang berharga
3. Tsaqib : ﺐِﻗﺎَﺛ : yang memiliki otak yang cerdas, tajam
4. Tsariy : يِﺮَﺛ : hartawan

JIIM (ﻢﻴﺠﻟا)

1. Jabir : ﺮِﺑﺎَﺟ : yang menggantikan apa yang hilang, nama seorang shahabat Nabi yang terkenal (Jabir bin ‘Abdullah)
2. Jasir : ﺮِﺳﺎَﺟ : pemberani
3. Jasim : ﻢِﺳﺎَﺟ : yang tinggi, besar
4. Jarir : ﺮْﻳِﺮَﺟ : Tali pengikat onta, nama salah seorang shahabat
5. Jamil :ﻞْﻴﻤِﺟَ  : indah, gagah
6. Jauhar : ﺮَهْﻮَﺟ : permata berlian
7. Jahuri : يِرْﻮُﻬَﺟ : yang memiliki suara yang jelas dan besar
8. Jihad : د ﺎ َﻬ ِﺟ  : Jihad, perang suci
9. Jubran : ناَﺮْﺒُﺟ : sama dengan arti kata Jabir diatas (derivasi darinya)
10. Jubair : ﺮْﻴَﺒُﺟ : sama dengan arti kata Jabir (diminutif/tashghir darinya)

Contoh nama bayi laki-laki islami

HA’ (ءﺎﺤﻟا)

1. Habib : ﺐْﻴَﺒُﺣ : orang yang dikasihi
2. Hatim : ﻢِﺗﺎَﺣ : orang yang diserahi perkara, orang yang dijadikan sebagai simbol kedermawanan oleh bangsa Arab
3. Harits : ثِرﺎَﺣ : yang membajak tanah, salah satu nama yang dianjurkan oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam
4. Hazim : مِزﺎَﺣ : yang berkemauan keras dan bersikap tegas
5. Hasyid : ﺪِﺷﺎَﺣ : yang mengumpulkan, menghimpun orang
6. Hafizh : ﻆِﻓﺎَﺣ : yang memelihara, menjaga, yang menghafal
7. Hamid : ﺪِﻣﺎَﺣ :  yang memuji, bertahmid
8. Hajjaj : جﺎﱠﺠَﺣ  : yang banyak melaksanakan haji, yang punya argumentasi
9. Hasan : ﻦَﺴَﺣ : yang baik, bagus, indah, nama cucu nabi Shallallahu 'alaihi wasallam
10. Hassan : نﺎﱠﺴَﺣ : yang banyak baiknya, keindahannya
11. Hakam : ﻢَﻜَﺣ : hakim, pemutus hukum, wasit
12. Halif : ﻒْﻴِﻠَﺣ : rekanan, sekutu, kongsi
13. Hammad :  دﺎﱠﻤَﺣ : yang banyak memuji
14. Hamdan : ن ا َﺪ ْ ﻤ َﺣ  : yang banyak memuji
15. Hanbaly : ﻲِﻠَﺒْﻨَﺣ  : pengikut mazhab Imam Ahmad bin Hanbal
16. Hanif : ﻒْﻴِﻨَﺣ : yang berpegang teguh pada Islam, yang lurus
17. Hashshad : دﺎﱠﺼَﺣ : yang banyak mendapatkan (sesuatu)
18. Hayyan : نﺎﱠـﻴَﺣ : hidup
19. Haidar : رَﺪْﻴَﺣ : Pemberani
20. Hibban : نﺎﱠـﺒِﺣ : yang banyak dikasihi
21. Hilmi : ﻲِﻤْﻠِﺣ : dinisbatkan kepada kata hilm, yaitu lembah lembut, tenang dalam bertindak
22. Himyar : ﺮَﻴْﻤِﺣ : nama suku di Yaman
23. Husam : مﺎَـﺴُﺣ : pedang yang tajam
24. Husain : ﻦْﻴَﺴُﺣ : yang bagus, indah (diminutif dari kata husn)

KHA’ (ءﺎﺨﻟا)

1. Khazin : نِزﺎَﺧ : yang menyimpan
2. Khasyi’ : ﻊِﺷﺎَﺧ : yang khusyu’
3. Khathir : ﺮِﻃﺎَﺧ : hati, pikiran yang terbersit
4. Khalid : ﺪِﻟﺎَﺧ : kekal, abadi, nama salah seorang shahabat tersohor dan ahli perang (Khalid bin walid)
5. Khalish : ﺺِﻟﺎَﺧ : yang murni, ikhlas
6. Khajil : ﻞْﻴِﺠَﺧ : pemalu
7. Khashib : ﺐْﻴِﺼَﺧ : subur
8. Khadhir : ﺮِﻀَﺧ : yang hijau
9. Khathib : ﺐْﻴِﻄَﺧ : penceramah, yang berbicara
10. Khaththab : بﺎﱠﻄَﺧ : yang banyak berceramah, pintar bicara
11. Khalaf : ﻒَﻠَﺧ : pengganti, yang datang kemudian, keturunan
12. Khaldun : نْوُﺪْﻠَﺧ : kekal, abadi
13. Khalifah : ﺔَﻔْﻴِﻠَﺧ : penguasa dalam negara Islam, pengganti, pemimpin
14. Khalil : ﻞْﻴِﻠَﺧ : teman akrab yang dekat dan dikasihi
15. Khair : ْ ﻴ ٍَﺧﺮ      : yang baik
16. Khuzaimah : ﺔ ـ َﻤ ْ ﻳ َﺰ ُﺧ   : pohon yang bunganya sangat sedap (diminutive dari kata khuzam)

Daal (لاﺪﻟا)

1. Daris : سِراَد : pelajar
2. Daud : دُواَد : nama Nabi
3. Daly : ﻲِﻟاَد : buah anggur yang tidak terlalu hitam
4. Dany : ﻲِﻧاَد : yang dekat
5. Daffa’ : عﺎﱠﻓَد : yang (banyak) mempertahankan diri
6. Dafi’ : ﻊِﻓاَد : yang mempertahankan, mendorong, motivasi
7. Dalil : ﻞْﻴِﻟَد : penunjuk jalan, guide, panduan, sapaan

DZAL (لاﺬﻟا)

1. Zakir : ﺮِآاَذ : yang berzikir, yang ingat
2. Zakir : ﺮْﻴِآَذ : yang baik daya ingatnya
3. Zakwan : ن ا َﻮ ْ آ َذ  : yang sangat cerdas
4. Zaky : ّﻲ ِآ َذ  : yang cerdas
5. Zulfiqar : ر ﺎ َﻘ ِﻔ ْ ﻟ ا  وُذ : nama pedang ‘Ali bin Abi Thalib
6. Zulfahmi : ﻢْﻬَﻔﻟْا وُذ : yang memiliki pemahaman

RA’ (ءاﺮﻟا)

1. Ra’id : َرﺪِﺋا  : pemimpin, pencetus
2. Ra’if : ﻒِﺋاَر : yang memiliki rasa kasihan
3. Rajih :  ﺢِﺟاَر : yang kuat, tajam akalnya
4. Raji  : ﻲِﺟاَر : orang yang berharap
5. Rasikh : ﺦِﺳاَر : yang kokoh, dalam ilmunya
6. Rasyid : ﺪِﺷاَر : yang memberi petunjuk/nasehat, sudah berusia baligh
7. Raghib : ﺐِﻏاَر : yang memiliki keinginan
8. Raki’ : ﻊِآاَر : yang ruku’/menundukkan kepala, yang shalat
9. Ramiz : ﺰِﻣاَر : yang memberi isyarat atau kode, menandai
10. Ramy : ﻲِﻣاَر : yang melempar, pemanah
11. Rabi’ : ﻊ ـ ْ ﻴ ِﺑ َر  : musim semi
12. Rajab : ﺐَﺟَر : bulan rajab, pengagungan
13. Rahhab : بﺎﱠﺣَر : yang sangat menyambut, antusias, yang (banyak) berlapang dada
14. Razin : ﻦْﻳِزَر : yang cemerlang (otaknya), penuh kesungguhan
15. Rassam : مﺎﱠﺳَر : yang menggambar
16. Rasyad : د ﺎ َﺷ َر  : lurus, yang mendapat petunjuk
17. Rasyid : ﺪ ـ ْ ﻴ ِﺷ َر  : yang mendapat petunjuk
18. Rasyiq : ﻖْﻴِﺷَر : perawakan tubuhnya bagus, tangkas
19. Ramzi : يِﺰْﻣَر : dinisbatkan kepada simbol, simbolik
20. Ramadhan : ن ﺎ َﻀ َﻣ َر  : bulan ramadhan, panas yang sangat
21. Rafi’ : ﻊْﻴِﻓَر : yang tinggi
22. Raihan : نﺎـَﺤْﻳَر : aroma, buah yang baunya wangi
23. Rizq : قْزِر : anugerah, rizki
24. Ridhwan : ن ا َﻮ ْ ﺿ ِر  : kerelaan, keridhaan
25. Rifqy : ﻲِﻘْﻓِر : dinisbatkan kepada kelemahlembutan, rasa belaskasih
26. Riyadh : ض ﺎ َﻳ ِر  : taman
27. Ridha : ﺎَﺿِر : kerelaan
28. Rusyd : ﺪْﺷُر : petunjuk
29. Rusydi : يِﺪْﺷُر : yang bersifat petunjuk

Makna nama bayi laki-laki islam

ZAI (ياﺰﻟا)

1. Zari’ : عِراَز : yang menanam
2. Zahid : ﺪِهاَز : yang bersahaja, zuhud
3. Zahir : ﺮِهاَز : yang cemerlang, berseri-seri
4. Zahy : ﻲِهاَز : wajah yang elok
5. Zayyat : تﺎﱠـﻳَز : dinisbatkan kepada kata zait (minyak): tukang minyak
6. Zaky : ّﻲ ِآ َز  : Yang bersih, suci
7. Zaid : ﺪْﻳَز : yang bertambah
8. Zahrani : ﻲ ِﻧ ا َﺮ ْ ه َز  : yang berseri-seri
9. Ziyad : دﺎَـﻳِز : yang bertambah

SIN (ﻦﻴﺴﻟا)

1. Sais  : ﺲِﺋﺎَﺳ : yang menyiasati
2. Sabiq : ﻖِﺑﺎَﺳ : yang terdahulu
3. Satir : ﺮِﺗَﺎﺳ : yang menutupi sesuatu
4. Sajid : ﺪِﺟﺎَﺳ : yang bersujud
5. Sakhin : ﻦِﺧﺎَﺳ : yang panas
6. Sa’i  : ﻲِﻋﺎَﺳ : yang berusaha, berjalan cepat
7. Saqy : ﻲِﻗﺎَﺳ : yang menuangkan (air)
8. Salim : ﻢِﻟﺎَﺳ : yang selamat, sehat dan segar bugar
9. Samih : ﺢِﻣﺎَﺳ : yang pema’af, yang mulia hatinya
10. Sami : ﻲِﻣﺎَﺳ : yang mulia, tinggi
11. Sahir : ﺮِهﺎَﺳ : yang berjaga di tengah malam, tidak tidur
12. Sabbah : حﺎﱠـﺒَﺳ : perenang
13. Sakhiy : ّﻲ ِﺨ َﺳ  : yang dermawan, murahhati
14. Sa’ad : ﺪْﻌَﺳ : kebahagiaan
15. Sa’id : ﺪْﻴِﻌَﺳ : yang bahagia
16. Sa’dun : نْوُﺪْﻌَﺳ : yang bahagia
17. Safar : ﺮَﻔَﺳ : perjalanan
18. Salman : نﺎـَﻤْﻠَﺳ : yang selamat
19. Sahal : ﻞْﻬَﺳ : yang mudah
20. Sayyaf : فﺎﱠـﻴَﺳ : yang memegang pedang, ahli pedang
21. Sayyid : ﺪـﱢﻴَﺳ : pemuka, pemimpin
22. Sidr : رْﺪِﺳ : daun bidara
23. Siraj : ج ا َﺮ ِﺳ  : lentera, lampu
24. Sudais : ﺲْﻳَﺪُﺳ : diminutif dari kata as-sudus ; seper-enam
25. Surur : رْوُﺮُﺳ : kegembiraan
26. Su’ud  : دْﻮُﻌُﺳ : kebahagiaan, nama raja Kerajaan Arab Saudi
27. Sulthan : نﺎَﻄْﻠُﺳ : yang memiliki kekuasaan, sultan
28. Suhail : ﻞْﻴَﻬُﺳ : diminutif dari kata sahl : mudah

SYIN (ﻦﻴﺸﻟا)

1. Syabb : ّب ﺎ َﺷ  : pemuda
2. Syady : يِدﺎَﺷ : yang merangkai sya’ir
3. Syarih : حِرﺎَﺷ : yang menjelaskan, menerangkan, mensyarah, yang lapangdada
4. Syathir : ﺮِﻃَﺎﺷ : genius
5. Syathibi : ّﻲ ِﺒ ِﻃ ﺎ َﺷ  : nama ulama terkemuka
6. Sya’ir : ﺮِﻋﺎَﺷ : penyair
7. Syafi’ : ﻊِﻓﺎَﺷ : yang memberi pertolongan
8. Syafi’i : ّﻲ ِﻌ ِﻓ ﺎ َﺷ  : dinisbatkan kepada Imam asy-Syafi’i
9. Syakir : ﺮِآﺎَﺷ : yang bersyukur
10. Syamil : ﻞِﻣﺎَﺷ : komplit, universal, yang mencakup
11. Syamikh : ﺦِﻣﺎَﺷ : yang tinggi, kokoh
12. Syahy : ﻲِهﺎَﺷ : yang memiliki keinginan
13. Syaj’an : ن ﺎ َﻌ ْ ﺠ َﺷ  : yang sangat pemberani
14. Syaddad : داﱠﺪَﺷ : yang kuat, keras
15. Syarif : ﻒْﻳِﺮَﺷ : yang mulia, terhormat
16. Syarik : ﻚْﻳِﺮَﺷ : kongsi, sekutu
17. Sya’rani : ﻲ ِﻧ ا َﺮ ْ ﻌ َﺷ  : dinisbatkan kepada kata sya’r ; rambut
18. Syaghghaf : َﺷفﺎﱠﻐ  : yang memiliki keinginan yang amat sangat, tergila-gila, mabuk kepayang
19. Syafiq : ﻖْﻴِﻔَﺷ  : yang halus perasaannya, penuh belas kasih
20. Syaqiq : ﻖ ْ ﻴ ِﻘ ََﺷ  : sekandung, terbelah
21. Syakib : ﺐْﻴِﻜَﺷ : yang memberi balasan kebaikan
22. Syakkar : رﺎﱠﻜَﺷ : yang banyak bersyukur, terimakasih
23. Syakur : رْﻮُﻜَﺷ : yang banyak bersyukur, terimakasih
24. Syammakh : خﺎﱠـَﻤﺷ : yang amat tinggi, kokoh
25. Syairazy : ي ِز ا َﺮ ْ ﻴ َﺷ  : dinisbatkan kepada kata syairaz ; nama kota di Persia/Iran sekarang, nama ulama terkenal
26. Syihab : ب ﺎ َﻬ ِﺷ  : bintang meteor, cahaya api
27. Syu’aib : ﺐْﻴَﻌُﺷ : nama nabi, diminutif dari kata sya’b ;bangsa, suku
28. Syuja’ : عﺎَﺠُﺷ : pemberani
29. Syuraih : ﺢْﻳَﺮُﺷ : diminutif dari kata syarh ; penjelasan, lapang dada, lega
30. Syurahbil : ﻞْﻴِﺒْﺣَﺮُﺷ : nama seorang shahabat

Shad (دﺎﺼﻟا)

1. Sha-ib : ﺐِﺋﺎَﺻ : yang bertindak benar
2. Sha-id : ﺪِﺋﺎَﺻ : yang berburu
3. Sha-in : ﻦِﺋﺎَﺻ  : yang menjaga
4. Sha’im : ﻢِﺋﺎَﺻ : yang berpuasa
5. Shabir : ﺮِﺑﺎَﺻ : penyabar
6. Shahib : ﺎَﺻﺐِﺣ  : teman, shahabat, yang menyertai
7. Shahy : ﻲِﺣﺎَﺻ : yang berteriak, bangun
8. Shadir : رِدﺎَﺻ : yang mengeluarkan, menerbitkan, bersumber
9. Shadiq : قِدﺎَﺻ : yang jujur
10. Sharif : فِرﺎَﺻ : yang mengalihkan (perhatian, dst), yang merubah
11. Sharim : مِرﺎَﺻ : yang tegas, tajam
12. Sha’id : ﺪِﻋﺎَﺻ : yang memanjat, menaiki
13. Shafih : ﺢِﻓﺎَﺻ : pemaaf
14. Shafy : ﻰِﻓﺎَﺻ : yang suci, murni, bersih, tidak keruh
15. Shalih : ﺢِﻟَﺎﺻ : orang yang shalih, sesuai
16. Shamit :  ﺖِﻣﺎَﺻ : yang diam tidak banyak bicara
17. Shamid : ﺪِﻣﺎَﺻ : yang tegar
18. Shabbah : حﺎﱠﺒَﺻ : yang mengucapkan selamat pagi
19. Shahafy : ّﻲ ِﻔ َﺤ َﺻ  : wartawan
20. Shakhar : ﺮْﺨَﺻ : batu yang keras, karang
21. Shaddam : ماﱠﺪَﺻ : yang membenturkan
22. Sharraf : فاﱠﺮَﺻ : kasir
23. Shafar : ﺮَﻔَﺻ : bulan shafar
24. Shafwat : تَﻮْﻔَﺻ : jernih, bersih, bening
25. Shafwan : ن ا َﻮ ْ ﻔ َﺻ  : jernih, bersih, nama seorang shahabat, batu besar yanghalus/licin
26. Shafih : ﺢْﻴِﻔَﺻ : pedang yang tajam, lempengan
27. Shafir : ﺮْﻴِﻔَﺻ : terompet, siulan
28. Shafrawy : ي ِو ا َﺮ ْ ﻔ َﺻ  : dinisbatkan kepada kata “shufr”; kuning, kekuningkuningan
29.Shaqr : ﺮْﻘَﺻ: burung elang
30. Shaql : ﻞْﻘَﺻ : tajam
31. Shalah : ح ﺎ َﻠ َﺻ : keshalihan, kecocokan
32. shahl : ﻞْﻬَﺻ : suara kuda
33. Shawwan : ناﱠﻮَﺻ : yang menjaga (diri, dsb)
34. Shayyad : دﺎـﱠﻴَﺻ : ahli berburu
35. Shaidaly : ّﻰ ِﻟ َﺪ ْ ﻴ َﺻ  : apoteker
36. Shiddiq : ﻖـْﻳﱢﺪِﺻ : yang amat jujur
37. Shirath : ط ا َﺮ ِﺻ  : jalan
38. Shulhi : ّﻲ ِﺤ ْ ﻠ ُﺻ  : dinisbatkan kepada kata shulh ; perdamaian
39. Shuwailih : ﺢِﻠْﻳَﻮُﺻ : diminutif dari kata shalih
40. Shuhaib : ﺐْﻴَﻬُﺻ : julukan bagi singa, nama seorang shahabat terkenal Shuhaib ar-Ruumy


DHAD (دﺎﻀﻟا)

1. Dhabith : ﻂِﺑﺎَﺿ : kapten, yang mencocokkan, yang kuat hafalannya
2. Dhahik : ﻚِﺣﺎَﺿ : yang tertawa
3. Dhamin : ِﻣ ﺎ َﺿﻦ  : yang menjamin, menanggung
4. Dhawy : يِوﺎَﺿ : bercahaya
5. Dhahhak : كﺎﱠﺤَﺿ : yang banyak tertawa
6. Dhamir : ﺮْﻴِﻤَﺿ : perasaan
7. Dhaif : ﻒْﻴَﺿ : tamu
8. Dhiman : نﺎـَﻤِﺿ : jaminan
9. Dhubaib : ﺐْﻴَﺒٌﺿ : diminutif dari kata dhabb ; sejenis biawak
10. Dhuha : ﻰَﺤٌﺿ  : waktu dhuha, sebelum matahari tergelincir

THA’ (ءﺎﻄﻟا)

1. Thaif : ﻒِﺋَﺎﻃ : yang berkeliling/melakukan thawaf, nama kota di Arab Saudi
2. Thahin : ﻦِﺣﺎَﻃ : yang menumbuk
3. Tharih : حِرﺎَﻃ : yang melemparkan (pendapat, dsb), yang membuang
4. Tharid : دِرﺎَﻃ : yang mengusir
5. Thariq : قِرﺎَﻃ : yang datang waktu malam, yang mengetuk, nama seorang pahlawan Islam terkenal (Thariq bin Ziyad)
6. Thazij : جِزﺎَﻃ : yang segar (makanan, dsb), steril
7. Thaqim : ﻢِﻗﺎَﻃ : pilot
8. Thalib : ﺐِﻟﺎَﻃ : yang menuntut, mencari, mahasiswa
9. Thamih : ﺢِﻣﺎَﻃ : yang antusias
11. Thahir : ﺮِهﺎَﻃ : yang suci, bersih
12. Thabari : يِﺮَﺒَﻃ : nama seorang Mufassir terkenal (Imam ath-Thabari)
13. Thabrani : ﻲ ِﻧ ا َﺮ ْ ﺒ َﻃ  : nama seorang Muhaddits (ahli hadits) terkenal (Imam athThabrani)
14. Thahhan : نَﺎّﺤَﻃ : orang yang menumbuk (sesuatu)
15. Thalal : ل ﺎ َﻠ َﻃ  : tempat yang tinggi
16. Thayyar : رﺎﱠﻴَﻃ : penerbang, pilot
17. Thayyib : ﺐﱢﻴَﻃ : yang baik, enak, suci
18. Thiraz : ز ا َﺮ ِﻃ  : ukuran, model, tipe
19. Thufail : ﻞْﻴَﻔُﻃ : diminutif dari kata thifl ; anak kecil


ZHA’ (ءﺎﻈﻟا)

1. Zha’in : ﻦِﻋﺎَﻇ : yang bepergian pada siang hari yang terik
2. Zhafir : ﺮِﻓﺎَﻇ : yang menang, beruntung
3. Zhahir : ﺮِهﺎَﻇ : bagian luar, lahiriah, terang, nampak
4. Zharif : ﻒْﻳِﺮَﻇ : cerdik, terang
5. Zhafran : ن ا َﺮ ْ ﻔ َﻇ  : yang menang, beruntung
6. Zhahran : ن ا َﺮ ْ ﻬ َﻇ  : bagian belakang, nama kota di Arab Saudi

‘AIN (ﻦﻴﻌﻟا)

1. ‘Aif  : ﻒِﺋﺎَﻋ : yang menjaga kesucian dirinya, penjijik
2. ‘Aisy : ﺶِﺋﺎَﻋ : yang hidup
3. ‘Abid : ﺪِﺑﺎَﻋ : ahli ‘ibadah
4. ‘Abir : ﺮِﺑﺎَﻋ : yang melewati, musafir
5. ‘Aji  : ﻲِﺟﺎَﻋ : dinisbatkan kepada kata ‘aajj ; gading, berkebangsaan negara Pantai Gading
6. ‘Adil : لِدﺎَﻋ : yang adil
7. ‘Arif : فِرﺎَﻋ : yang mengetahui, mengenal
8. ‘Azil : لِزﺎَﻋ : yang mengasingkan diri, tidak mempersenjatai diri
9. ‘Asyur : رْﻮُﺷﺎَﻋ : ke-sepuluh
10. ‘Athif : ﻒِﻃﺎَﻋ  : yang lembut, penuh kasih
11. ‘Aqil : ﻞِﻗﺎَﻋ : yang berakal, cerdas
12. ‘Alim : ﻢِﻟﺎَﻋ : yang berpengetahuan, seorang ‘alim
13. ‘Ammiy : ّﻲ ِّﻣ ﺎ َﻋ  : yang ‘awam, biasa
14. ‘Ayid : ﺪِﻳﺎَﻋ : yang kembali
15. ‘Abbad : دﺎﱠﺒَﻋ : ahli/yang banyak beribadah
16. ‘Abud : دْﻮُﺒَﻋ : ahli ibadah
17. ‘Abqary : ّي ِﺮ َﻘ ْ ﺒ َﻋ  : yang jenius
18. ‘Atid : ﺪْﻴِﺘَﻋ : yang selalu hadir
19. ‘Atiq : ﻖْﻴِﺘَﻋ : hamba yang dimerdekakan, yang sudah tua, sebutan buat Ka’bah (al-Baitul ‘Atiq)
20. ‘Ajam : ﻢَﺠَﻋ : orang asing, selain ‘Arab
21. ‘Adnan : نَﺎﻧْﺪَﻋ : salah seorang nenek moyang Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam
22. ‘Arafat : ت ﺎ َﻓ َﺮ َﻋ   : jamak dari ‘arafah ; nama bukit di Mekkah tempat melakukan haji
23. ‘Azzam : ماﱠﺰَﻋ : yang berkemauan kuat (bertekad bulat)
24. ‘Atha’ : ء ﺎ َﻄ َﻋ  : pemberian
25. ‘Aththar : رﺎﱠﻄَﻋ : yang suka memakai wewangian, tukang minyak wangi
26. ‘Aththas : سﺎﱠﻄَﻋ : yang bersin, nama suku di Yaman
27. ‘Affan : ـﱠﻔَﻋنﺎ  : yang banyak menjaga kesucian dirinya, nama ayah khalifah ketiga, ‘Utsman bin ‘Affan
28. ‘Afif : ﻒْﻴِﻔَﻋ : yang menjaga kesucian dirinya
29. ‘Aqid : ﺪِﻗﺎَﻋ : yang beraqad, berjanji
30. ‘Aqqad : دﺎﱠﻘَﻋ : yang banyak beraqad, berjanji
31. ‘Ali : ّﻲ ِﻠ َﻋ  : yang tinggi, nama khalifah ke-empat, ‘Ali bin Abi Thalib
32. ‘Alqamah : ﺔ ـ َﻤ َﻘ ْ ﻠ َﻋ  : nama seorang shahabat
33. ‘Allaf : فﺎﱠﻠَﻋ : yang memberi  makanan binatang
34. ‘Ammar : رﺎـﱠﻤَﻋ : yang banyak menta’mir, yang panjang umur, nama seorang shahabat ‘Ammar bin Yasir
35. ‘Amru : وُﺮْﻤَﻋ : nama seorang shahabat ‘Amru bin al-‘Ash
36. ‘Ayyasy : شﺎﱠﻴَﻋ : yang panjang umur, penjual roti
36. ‘Ibad : د ﺎ َﺒ ِﻋ  : jamak dari kata ‘abd ; hamba
37. ‘Irfan : ن ﺎ َﻓ ْ ﺮ ِﻋ  : kebaikan
38. ‘Izzat : تﱠﺰِﻋ : keagungan, kebanggaan, ‘izzah
39. ‘Isham : م ﺎ َﺼ ِﻋ  : berpegang teguh
40. ‘Ishmat : ﺖَﻤْﺼِﻋ : penjagaan, pegangan
41. ‘Ikrimah : ﺔَﻣِﺮْﻜِﻋ : nama seorang shahabat, ‘Ikrimah bin Abu Jahal
42. ‘Imad :  د ﺎ َﻤ ِﻋ    : pondasi, tiang
43. ‘Imarah : ة َر ﺎ َﻤ ِﻋ  : Penta’miran, peramaian
44. ‘Iwadh : ضَﻮِﻋ : pengganti
45. ‘Ied : ﺪْﻴِﻋ  : Hari besar, perayaan
46. ‘Ubadah : ةَدﺎَﺒُﻋ : nama seorang shahabat, banyak melakukan ‘ibadah.
47. ‘Ubaid : ﺪْﻴَﺒُﻋ : diminutif/tashghir dari kata ‘Abd; hamba
48. ‘Utbah : ﺔَﺒْﺘُﻋ : lekuk liku lembah
49. ‘Utsaimin : ﻦْﻴِﻤْﻴَﺜُﻋ : nama seorang ulama besar Arab Saudi, Ibnu ‘Utsaimin; diminutif dari “Utsman”.
50. ‘Urbun : نْﻮُﺑْﺮُﻋ : pemberian
51. ‘Ukasyah : ﺔَﺷﺎَﻜُﻋ : nama seorang shahabat
52. ‘Ulwan : ناَﻮْﻠُﻋ : judul, tema, tanda

AL-GHAIN (ﻦﻴﻐﻟا)

1. Ghâbir : ﺮِﺑﺎَﻏ  : orang yang asing; anak jalan
2. Ghâzy :  يِزﺎَﻏ : orang yang berperang
3. Ghâlib : ﺐِﻟﺎَﻏ  : orang yang menang; yang banyak
4. Ghâly : ﻲِﻟﺎَﻏ  : bersifat mahal; berharga
5. Ghâmid : ﺪِﻣﺎَﻏ  : orang yang memasukkan pedang ke sarungnya; nama kabilah di Hijaz
6. Ghâmidy : يِﺪِﻣﺎَﻏ  : orang yang kabilahnya Ghâmid (dinisbatkan kepadanya)
7. Ghâssal : لﺎﱠﺴَﻏ  : pencuci, pembasuh
8. Ghassân : نﺎﱠﺴَﻏ  : air wadi di padang pasir
9. Ghannâm : مﺎﱠﻨَﻏ  : orang yang mendapatkan harta rampasan; orang yang menggunakan kesempatan; pengembala kambing
10. Ghandûr : رْوُﺪْﻨَﻏ : pemuda yang tampan
11. Ghayyâts : ثﺎﱠﻴَﻏ  : hujan yang banyak
12. Ghayûr : رْﻮُﻴَﻏ  : orang memiliki ghirah (kecemburuan) yang tinggi (terhadap agama, khususnya)
13. Ghulâm  : مَﻼُﻏ  : anak laki-laki

AL-FÂ’ (ءﺎﻔﻟا)

1. Fajr  : ﺮْﺠَﻓ : Fajar, shubuh
2. Fakhry : ّي ِﺮ ْ ﺨ َﻓ  : kebanggaaku; yang bersifat kebanggaan
3. Farras :    ساﱠﺮَﻓ : Cerdas dan tajam pemikirannya
4. Farhan :ن ﺎ َﺣ ْ ﺮ َﻓ   : Gembira; suka cita 
5. Farid :ﺪْﻳِﺮَﻓ  : Tidak ada bandingannya; sendirian
6. Fashih : ﺢْﻴِﺼَﻓ    : Orang yang fasih dan lancar berbicara
7. Fadhal :ﻞْﻀَﻓ   : Kebaikan; tambahan; lebihan sisa
8. Fathin :ﻦْﻴِﻄَﻓ  : Cerdik
9. Faqih : ﻪْﻴِﻘَﻓ : Ahli Fiqih; orang yang sangat paham
10. Falah :حَﻼَﻓ  : Keberuntungan; kemenangan
11. Fannan : نﺎﱠﻨَﻓ  : orang yang ahli seni; memiliki seni/bakat
12. Fawwaz : زاﱠﻮَﻓ : orang yang mendapatkan keberuntungan/kemenangan yang banyak
13. Fauzan :   ن ا َز ْ ﻮ َﻓ   : keberuntungan; kemenangan.
14. Fahd :ﺪْﻬَﻓ  : Macan kumbang/tutul
15. Fahmy : ّﻲ ِﻤ ْ ﻬ َﻓ  : Bersifat pemahaman
16. Fayyadh :   ضﺎﱠﻴَﻓ  : Banyak air; orang yang mulia; kinayah bagi orang yang suka berderma
17. Fairuz : زْوُﺮْﻴَﻓ  : Nama batu permata; nama seorang ulama (Fairuz Abady)
18. Faishal : ﻞَﺼْﻴَﻓ  : Pemimpin; Hakim; Yang memisahkan antara yang haq dan  yang bathil; pedang yang tajam.
19. Firazdaq :قَدْزَﺮِﻓ  : Serpihan-serpihan roti
20. Fikry : ّي ِﺮ ْ ﻜ ِﻓ  : Yang bersifat pemikiran
21. Fu`ad :داَﺆُﻓ  : Hati;akal
22. Fudlail : ﻞْﻴَﻀُﻓ : tashghir (diminutif) dari kata ‘Fadll’; nama seorang ulama terkenal ‘Fudlail bin ‘Iyadl’
23. Faiz : ﺰِﺋﺎَﻓ : Pemenang; orang yang beruntung; orang yang sukses
24. Fa`iq :ﻖِﺋﺎَﻓ  : Baik;istimewa;lebih menonjol dari yang lain
25. Fatih :ﺢِﺗﺎَﻓ  : Penakluk; pemimpin; pembuka
26. Fakhir :ﺮِﺧﺎَﻓ  : Orang yang bangga; mewah; terhormat
27. Fady :يِدﺎَﻓ  : Tawanan yang ditebus.
28. Faruq :        قْوُرﺎَﻓ  : Orang yang memisahkan antara haq dan batil; julukan bagi Umar bin Khaththab.
29. Faris :سِرﺎَﻓ  : Penunggang kuda; pemilik kuda;singa; pandai.
30. Fari` :عِرﺎَﻓ  : Tinggi menjulang; seperti  gunung; perawakan tinggi
31. Fadhil :ﻞِﺿﺎَﻓ  : Orang yang berbudi; yang utama; yang layak dihargai
32. Falih :ﺢِﻟﺎَﻓ  : Lurus; cocok
33. Fahim : ﻢِهﺎَﻓ : Orang yang paham, mengerti
34. Fayi` :    َﻓﻊِﻳﺎ   : Harum baunya

Contoh nama bayi islami untuk anak laki

AL-QÂF (فﺎﻘﻟا)


1. Qahthan : ن ﺎ َﻄ ْ ﺤ َﻗ : Nenek mo yang bangsa Arab dibagian selatan, nama suku                                   
2. Qarib : ﺐْﻳِﺮَﻗ : teman dekat; yang dekat; sebentar lagi
3. Qais  : ﺲْﻴَﻗ  : Kadar, ukuran; nama suku yang datang untuk belajar Islam kepada Rasulullah (‘Abdul Qais) dan nama salah seorang shahabat (Qais bin Sa’d)
4. Qindil : ﻞْﻳِﺪْﻨِﻗ : Lampu minyak
5. Qudamah : ﺔَﻣاَﺪُﻗ  : Lama; dahulu; nama seorang ulama fiqih terkenal (Ibnu Qudamah)
6. Quraisy : ﺶْﻳَﺮُﻗ  : Nama kabilah Arab terkemuka
7. Qurthuby : ّﻲ ِﺒ ُﻃ ْ ﺮ ُﻗ  : nama seorang ulama ahli tafsir; dinisbatkan kepada ‘Qurthub’ salah sebuah nama daerah di Andalus (Spanyol sekarang) yang dikenal dengan nama aslinya ‘Cordova’
8. Quzwainy : ﻲِﻨْﻳَوْﺰُﻗ : dinisbatkan kepada ‘Quzwain’ salah sebuah kota di Asia Tengah; dinisbatkan kepada salah seorang ulama hadits (Ibnu Majah al-Quzwainy)
9. Qushay : ّﻲ َﺼ ُﻗ   : Jauh pemikirannya; nama nenek moyang Rasulullah shallallâhu 'alaihi wa sallam
10. Quthb :  ﺐْﻄُﻗ : kutub; pemimpin; tetua kaum; akhir segala sesuatu
11. Qa’id : ﺪِﺋﺎَﻗ  : Komandan perang; ketua
12. Qabus : سْﻮُﺑﺎَﻗ  : Orang yang gagah; tampan dan baik kulitnya
13. Qasim : ﻢِﺳﺎَﻗ : Orang yang membagi; pemberi imbalan
14. Qashid : ﺪِﺻﺎَﻗ : Yang menuju kepada sesuatu; yang bermaksud untuk…

AL-KÂF (فﺎﻜﻟا )

Katsir : ﺮْﻴِﺜَآ : Yang banyak
Karim : ﻢْﻳِﺮَآ : Yang murah hati; dermawan; salah satu nama Allah
Kassab : بﺎﱠﺴَآ : yang banyak bekerja/ulet
Ka`b : ﺐْﻌَآ : Kehormatan; kemuliaan; ruas; tombak.
Kamal : ل ﺎ َﻤ َآ   : Kesempurnaan
Kanz : ﺰْﻨَآ : Harta simpanan; harta terpendam.
Kan`an : ن ﺎ َﻌ ْ ﻨ َآ  : Yang mengumpulkan; nama kaum yang menisbatkan
kepada Kan`an bin Nuh
Kinan : نﺎﱠﻨَآ : Harta simpanan; harta terpendam
Katib : ﺐِﺗﺎَآ : Penulis
Kasib : ﺐِﺳﺎَآ  : Orang yang rajin cari penghidupan
Kazhim : ﻢِﻇﺎَآ : Orang yang dapat mengekang amarah
Kamil :   ﻞِﻣﺎَآ   : Yang memiliki sifat-sifat baik lagi sempurna


AL-LÂM (مﻼﻟا  )

1.  Labib : ْ ﻴ ِﺒ َﻟﺐ   : Orang yang berakal; cerdik
2.  Lathif : ﻒْﻴِﻄَﻟ  :Lemah-lembut; kasih sayang; salah satu   asma Allah.
3.  Lu`ay : ّى َﺆ ُﻟ  : Kekuatan; nama nenek moyang Quraisy.
4.  Luthf  : ﻒْﻄُﻟ  : Kelemah lembutan; taufiq
5.  Luthfy : ُﻟﻲِﻔْﻄ   : dinisbatkan kepada Luthf; yang bersifat lemah lembut
6.  Luqaman : نﺎَﻤْﻘُﻟ  : Jalan terang; nama nabi terkenal kebijakannya.
7.  Labid : ﺪِﺑَﻻ : Singa

AL-MÎM ( ﻢﻴﻤﻟا )

1.  Ma`mun : نْﻮُﻣْﺄَﻣ : Orang yang dipercaya; nama salah seorang khalifah pada masa khilafah ‘Abbasiyyah
2. Mabkhut : تْﻮُﺨْﺒَﻣ  : Yang mempunyai keberuntungan
3. Mabruk : كْوُﺮْﺒَﻣ  : Orang yang diberkahi
4. Mahbub : بْﻮُﺒْﺤَﻣ  : Yang dicintai dan disenangi manusia
5. Mahjub : بْﻮُﺠْﺤَﻣ  : Yang tersembunyi; yang tertutup
6. Mahrus : سْوُﺮْﺤَﻣ  : Yang terjaga; orang yang berumur panjang
7. Mahfuzh : ظْﻮُﻔْﺤَﻣ   : Terjaga; terpelihara
8. Mahmud : دْﻮُﻤْﺤَﻣ  : Perikehidupannya terpuji
9. Makhzum :  مْوُﺰْﺨَﻣ  : Teratur; tersusun; nama nenek moyang Quraisy
10. Makhluf : فْﻮُﻠْﺨَﻣ   : Orang diikuti
11. Marjan :   ن ﺎ َﺟ ْ ﺮ َﻣ   : Butir-butir mutiara; tumpukan-tumpukan batu merah dilaut
12. Marzuq :  قْوُزْﺮَﻣ  : Yang memperoleh rizki; bernasab baik
13. Marwan :  ن ا َو ْ ﺮ َﻣ  : Batu yang keras; nama khalifah Umariyyah
14. Mas`ud :  دْﻮُﻌْﺴَﻣ   : Orang yang diberi kebahagiaan oleh Allah; yang beruntung
15. Masyhur : رْﻮُﻬْﺸَﻣ  : Terkenal diantara manusia
16. Mathar  :  ﺮَﻄَﻣ  : Hujan
17. Ma`ruf : فْوُﺮْﻌَﻣ  : Yang terkenal; kebaikan; rizki
18. Ma`in : ﻦْﻴِﻌَﻣ  : Air yang mengalir
19. Maqbul   : َﻣلْﻮُﺒْﻘ   : Diterima
20. Maqshud : دْﻮُﺼْﻘَﻣ  : Orang yang selalu dikehendaki orang lain
21. Makky : ﻰﱢﻜَﻣ  : Orang yang menisbatkan dirinya kepada kota Makkah
22. Malih : ﺢْﻴِﻠَﻣ  : Yang bermuka manis
23. Mamduh  : حْوُﺪْﻤَﻣ  : Orang terpuji
24. Manna` : عﺎﱠﻨَﻣ  : Kuat; perkasa
25. Mauhub : بْﻮُهْﻮَﻣ  : Yang dianugrahi
26. Mahdy  : ّي ِﺪ ْ ﻬ َﻣ    : Yang mendapat hidayah
27. Mahib : ﺐْﻴِﻬَﻣ  : Orang yang karismatik; ditakuti atau disegani oleh orang lain
28. Maimun : نْﻮُﻤْﻴَﻣ  : Yang mendapatkan berkah
29. Misy`al : ﻞَﻌْﺸِﻣ  : Sesuatu yang dinyalakan sebagai penerang; bejana tempat api
30. Mifdlal : ل ﺎ َﻀ ْ ﻔ ِﻣ    : orang yang diutamakan, memiliki kelebihan
31. Miqdad : د ا َﺪ ْ ﻘ ِﻣ   : Orang yang sering menghadang perbuatan buruk
32. Miqdam : م ا َﺪ ْ ﻘ ِﻣ     : orang yang berani
33. Mukmin :  ﻦِﻣْﺆُﻣ   : Orang yang beriman; yang memeberi keamanan; salah satu asma Allah.
34. Mu`ayyad : ﺪﱠﻳَﺆُﻣ  : Yang dikuatkan
35. Mubarak : كَرﺎَﺒُﻣ  : Diberkahi; bermanfaat.
36. Mubasysyir : ﺮﱢﺸَﺒُﻣ  : Yang memberi khabar gembira
37. Mutawakkil : ﻞﱢآَﻮَﺘُﻣ  : Yang mewakili; tunduk dan tawakkal kepada Allah.
38. Mutawally : ﻰﱢﻟَﻮَﺘُﻣ  : Penanggung
39. Mujahid : ﺪِهﺎَﺠُﻣ  : Pejuang; prajurid; orang yang berperang fisabilillah
40. Mujaddid : دﱢﺪَﺠُﻣ    : Pembaharu                  
41. Muhtasib : ﺐِﺴَﺘْﺤُﻣ  : Orang yang beramar ma’ruf nahi munkar; orang yang mengharap ridla Allah
42. Muhsin : ﻦِﺴْﺤُﻣ  : Orang yang berbuat baik dan tulus
43. Mukhtar :  رﺎَﺘْﺨُﻣ  : Orang Pilihan
44. Murad : داَﺮُﻣ  : Kehendak; maksud; nama sultan pada masa khilafah
‘Utsmaniyyah
45. Murtadla : ﻰَﻀَﺗْﺮُﻣ   : Orang yang diridhai Allah dan diridhai manusia
46. Mursyid :   ﺪِﺷْﺮُﻣ  : Pemberi pentunjuk dan peringatan
47. Muslim : ﻢِﻠْﺴُﻣ  : Orang Islam; yang berserah diri
48. Musyary : ىِرﺎَﺸُﻣ  : Pemetik madu lebah; kaya
49. Musthafa : ﻰَﻔَﻄْﺼُﻣ  : Pilihan; julukan untuk Nabi  Shallallahu Alaihi wa Sallam
50. Mush`ab : ﺐَﻌْﺼُﻣ  : Unta yang sukar dinaiki; kuda jantan
51. Muslih : ﺢِﻠْﺼُﻣ  : Orang yang melakukan kebaikan dan perbaikan- (kabaikan dari perusak)
52. Muthlaq : ﻖَﻠْﻄُﻣ  : Tidak terikat
53. Muzhaffar : ﺮﱠﻔَﻈُﻣ  : Yang dapat memenuhi kebutuhannya
54. Mu`adz : ذﺎَﻌُﻣ  : Orang yang terlindungi; nama sahabat (Mu`adz bin jabal)
55. Mu`taz : ّﺰ َﺘ ْ ﻌ ُﻣ   : Orang yang membanggakan diri
56. Mu`tashim  : ﻢِﺼَﺘْﻌُﻣ  : Orang yang menjaga diri dari perbuatan maksiat; yang meminta perlindungan kepada Allah
57. Mughits : ﺚْﻴِﻐُﻣ  : Penolong
58. Muflih :  ﺢِﻠْﻔُﻣ : Orang yang beruntung; yang sukses
59. Mufid :  ﺪْﻴِﻔُﻣ : Orang yang memberi manfaat kepada orang lain
60. Mumtaz :  زﺎَﺘْﻤُﻣ  : Istimewa; lebih menonjol dari yang lain
61. Munadlil  : ﻞِﺿﺎَﻨُﻣ  : Pandai melontarkan anak panah; pejuang
62. Munjid : ﺪِﺠْﻨُﻣ  : Penolong; pembantu
63. Mundzir : رِﺬْﻨُﻣ  : Pemberi peringatan
64. Munir : ﺮْﻴِﻨُﻣ  : Bercahaya; berseri-seri
65. Muwaffaq : ﻖﱠﻓَﻮُﻣ  : Orang yang mendapat petunjuk
66. Muhajir : ﺮِﺟﺎَﻬُﻣ  : Orang yang meningalkan daerahnya ke daerah lain; orang
yang meninggalkan keburukan menuju kebaikan
67. Muhadzdzib : بﱠﺬَﻬُﻣ  : Orang yang memiliki akhlak terpuji
68. Muhannad  : ﺪﱠﻨَﻬُﻣ  : Pedang yang terbuat dari besi India
69. Muyassar : ﺮﱠﺴَﻴُﻣ  : Orang yang dimudahkan urusannya (oleh Allah)
70. Majid : ﺪِﺟﺎَﻣ  : Orang yang berbudi luhur; yang mulia
71. Mazin : نِزﺎَﻣ  : Wajah yang berseri-seri; telur semut
72. Malik : ﻚِﻟﺎَﻣ : Yang memiliki/menguasai sesuatu; salah satu-sifat Allah; nama imam madzhab (Imam Malik)
73. Mahir  : ﺮِهﺎَﻣ : Pandai; cetakan; orang yang sungguh-sungguh dalam sesuatu 

AN-NÛN ( نﻮﻨﻟا)

1. Nabil :   ﻞْﻴِﺒَﻧ : Terhormat; mulia; orang yang mempunyai kelebihan
2. Nabih :    ﻪْﻴِﺒَﻧ : Terhormat.
3. Najib : ﺐْﻴِﺠَﻧ  : Mulia; baik keturunannya
4. Nadzir : ﺮْﻳِﺬَﻧ  : Orang yang memberi peringatan
5. Nazih :   ﻪْﻳِﺰَﻧ : Yang menjauhi hal-hal yang tak terpuji
6. Nasib  : ﺐْﻴِﺴَﻧ  : Yang mempunyai keturunan yang baik
7. Nashshar :  رﺎﱠﺼَﻧ  : Banyak menolong
8. Nashr : ﺮْﺼَﻧ  : Pertolongan; hujan; kemenangan
9. Nashif  : ﻒْﻴِﺼَﻧ  : Orang yang adil; separoh
10. Nadhir : ﺮْﻴِﻀَﻧ  : Bagus; indah
11. Na`im :  ﻢْﻴِﻌَﻧ  : Orang yang berbahagia; harta; ketenangan; kebahagiaan
12. Nafis :  ﺲْﻴِﻔَﻧ : Berharga; banyak harta; yang menjadi rebutan
13. Naqib : ﺐْﻴِﻘَﻧ  : Ketua, kepala, pemuka suatu kabilah atau lainnya
14. Nawwaf : فاﱠﻮَﻧ  : Tinggi; unggul
15. Naufal : ﻞَﻓْﻮَﻧ  : Pemuda tampan
16. Nibras : س ا َﺮ ْ ﺒ ِﻧ   : Lampu; singa; pemberani; mata tombak
17. Nu’man : نﺎَﻤْﻌُﻧ  : Orang yang mendapatkan nikmat; nama salah seorangshahabat
18. Nabigh : ﻎِﺑﺎَﻧ  : Orang yang unggul, pintar
19. Najih : ﺢِﺟﺎَﻧ  : Yang dianugrahi taufiq; yang berjalan dengan cepat
20. Najy : ﻰِﺟﺎَﻧ  : Orang yang terbebas dari keberuntungan
21. Nasik  : ﻚِﺳﺎَﻧ  : Orang yang zuhud; ahli ibadah; rumput yang hijau
22. Nashih : ﺢِﺻﺎَﻧ  : Orang yang memberi nashihat
23. Nashir  : ﺮِﺻﺎَﻧ  : Yang suka menolong orang lain
24. Nadhir  :   ﺮِﻇﺎَﻧ : Direktur; pengawas
25. Nazhim :ﻢِﻇﺎَﻧ   : Pengarang puisi; pembaca puisi
26. Nafi` : ﻊِﻓﺎَﻧ  : Yang memberi manfaat; salah satu asma Allah
27. Naqid : ﺪِﻗﺎَﻧ : Kritikus
28. Nayif : ﻒِﻳﺎَﻧ  : Tinggi

AL-WÂW ( واﻮﻟا )

1. Wajih : ﻪْﻴِﺟَو  : Orang yang mengarahkan; pemimpin kaum; pioner
2. Wahid : ﺪْﻴِﺣَو  : Satu-satunya
3. Wadi` : ﻊْﻳِدَو  : Yang tenang
4. Wadud :  دْوُدَو  :Yang penuh kasih sayang; yang dicintai
5. Wazir : ﺮْﻳِزَو  : Menteri; Wakil
6. Wasim : ﻢْﻴِﺳَو  : Yang tampan wajahnya
7. Wadldlah : ﺎﱠﺿَوح   : Baik raut wajahnya; putih
8. Wakil : ﻞْﻴِآَو  : Wakil; Pelindung/penanggung jawab
9. Walid : ﺪْﻴِﻟَو  : Bayi; anak kecil
10. Wildan : ن ا َﺪ ْ ﻟ ِو   : Bentuk jamak dari walad ; anak
11. Watsiq : ﻖِﺛاَو  : Orang yang tentram; yang dipercaya orang lain; yang diserahi masalah dengan yang lain
12. Washil : ﻞِﺻاَو  : Yang berbuat baik kepada kaum kerabat; yang menyambung (sesuatu)
10. Wahib : ﺐِهاَو    : Orang yang memberi

AL-HÂ’ (ءﺎﻬﻟا   )

1. Hammam :   مﺎﱠﻤَه : Orang yang mempunyai ambisi yang kuat
2. Hisyam : م ﺎ َﺸ ِه   : Kemuliaan; kedermawanan.
3. Hilal : ل َﻼ ِه   : Bulan sabit; bayi yang montok; hujan yang turun pertama; ular jantan
4. Humam : مﺎَﻤُه  : Pemberani; besar ambisinya.
5. Ha`il : ﻞِﺋﺎَه  : Yang menakutkan; yang luar biasa.
6. Hajid : ﺪِﺟﺎَه  : Orang bertahajud.
7. Hady  : يِدﺎَه  : Yang memberi petuntuk; leher; singa.
8. Hani`  : ﺊِﻧﺎَه  : Orang yang berbahagia; pembantu; menyenangkan
9. Hasyim : ﻢِﺷﺎَه  : Pemerah susu yang pintar; gunung yang indah

AL-YÂ’ ( ءﺎﻴﻟا )

1. Yazid  : ﺪْﻳِﺰَﻳ  : Lebihan; pertumbuhan; nama salah satu khalifah Bani Umayyah
2. Yassar : رﺎﱠﺴَﻳ  : Orang yang mendapat kelapangan yang banyak
3. Ya`rub : بُﺮْﻌَﻳ  : Orang yang berbicara dengan bahasa Arab
4. Ya`sub : بْﻮُﺴْﻌَﻳ  : Pemimpin kaum; raja lebah
5. Yaqzhan : ﺎَﻈْﻘَﻳن   : Orang yang terjaga; sadar
6. Yaman : ن ﺎ َﻤ َﻳ   : (Atau Yamany) yang menisbatkan kepada Yaman
7. Yasir : ﺮِﺳﺎَﻳ  :  Orang yang mendapat kelapangan
8. Yasin : ﻦْﻴِﺳﺎَﻳ  : Salah satu nama Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam
9. Yafi` :  ﻊِﻓﺎَﻳ  : Tinggi; terhormat; menginjak remaja

Semoga info Daftar Nama Anak Bayi Laki-laki diatas bermanfaat buat kita semua.